Cara Jual Sex Toys Melalui Media Online

Berbicara tentang seks kini sudah bukan menjadi hal tabu lagi. Di zaman yang serba canggih ini, segala sesuatu yang berbau uang adalah hal yang sangat realistis. Realita zaman yang telah berganti menjadi era digital menyebabkan orang tidak lagi berfikir tentang sesuatu yang negatif, kebersamaan, perbedaan, agama, warna kulit dan sebagainya yang bertolak belakang sekalipun dapat bersatu. Seks memang mulai diajarkan pada anak-anak usia dini, ini bertujuan agar si anak mengetahui batasan-batasan tubuh yang boleh disentuh oleh orang dan mana yang boleh disentuh oleh orang lain. Pengetahuan seks yang sejak dini diberikan dan ketidaksiapan mental anak-anak untuk menerima hal tersebut akhirnya menyebabkan anak-anak memiliki pemikiran dewasa sebelum waktunya. Banyak anak-anak dan remaja yang gemar jual sex toys maupun membeli dari orang lain, dikarenakan alasan keterbatasan ekonomi.

Memperjualbelikan alat bantu sex secara bebas serta produk yang dijual tidak memiliki izin resmi tentu melanggar aturan yang diberikan oleh pemerintah terkait dengan UU Perdagangan dan UU IITE tentang penjualan produk lewat media online. Penjual harus mengetahui pembeli atau pelanggan yang membeli apakah suami istri? dan apakah pembeli umurnya sudah dewasa (diatas 18 tahun)? hal inilah yang terkadang tidak disadari oleh penjual alat bantu seks dan produk seksual lainnya. Menjual pada berbagai kalangan dan bernagai usia tentu akan sangat membahayakan. Membahayakan jika target penjualan ternyata adalah remaja dan anak-anak. maka dari itu menjual seks toys di media online harus penuh dengan kehati-hatian. Cara jual sex toys lewat media online sangat mudah dan tidak membutuhkan banyak modal.

Alat yang wajib disediakan sebelum jual sex toys adalah jaringan internet wi-fi full, laptop atau komputer, dan kamera. Kamera dibutuhkan untuk mengambil gambar produk yang akan dijual kemudian masuklah pada website yang telah anda buat sebelumnya, masukkan gambar pada halaman tertentu kemudian berilah keterangan produk, rincian produk dan komposisi produk agar pelanggan tertarik untuk membeli produk yang anda tawarkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *